Tindakan Medis Yang Bisa Diberikan Untuk Penderita Penyakit Aritmia

Mengingat jantung menjadi organ vital, apapun yang berkaitan dengan gangguan jantung tentu perlu diwaspadai. Begitu juga dengan aritmia yang juga memiliki risiko akan komplikasi hingga kematian. Maka dari itu, gangguan kardiovaskular satu ini tidak boleh disepelekan. Ada beberapa tindakan medis yang akan dilakukan untuk penderita penyakit aritmia. Simak ulasannya.

Metode Pengobatan yang Akan Diberikan Untuk Penderita Aritmia

1.Dengan Obat Obatan

Obat Obatan dalam mengatasi aritmia dibedakan dalam beberapa golongan. Yakni terdiri dari golongan I hingga golongan IV. Untuk menentukan golongan tentu dokter harus lebih dahulu melakukan pemeriksaan sehingga bisa disesuaikan dengan kondisi pasien. Jenis obatnya berguna untuk mengontrol irama jantung,dan obat pengontrol detak jantung.

Terdapat juga obat yang fungsinya untukĀ  kurangi risiko pembekuan darah bahkan hingga stroke. Setiap pasien tentu saja harus mengetahui setiap obat yang nantinya akan dikonsumsi. Obat yang dikonsumsi penderita memang tidak boleh sembarangan, mengingat nantinya setiap orang akan memberikan reaksi yang berbeda pada obat obatan yang dikonsumsi tersebut.

2.Kardioversi

Selain obat obatan ada juga prosedur medis yang bisa ditempuh oleh penderita penyakit aritmia yakni kardioversi. Kardioversi atau yang dikenal dengan defibrilasi ini dilakukan jika pasien mengalami serangan jantung mendadak. Umumnya tindakan ini perlu dilakukan untuk pasien atrial fibrilasi yang memiliki risiko gagal jantung maupun mengalami stroke.

3.Maze Procedure

Tindakan medis yang bisa dilakukan selanjutnya adalah Maze Procedure. Dimana seorang ahli bedah akan membuat sayatan pada jaringan jantung di bagian atas dan berbentuk labirin. Tujuannya agar penghalang impuls listrik tak lagi menjadi penyebab aritmia. Prosedur medis ini dilakukan jika prosedur sebelumnya tidak mampu mengatasi secara efektif.

4.Ablasi Kateter

Cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi aritmia selanjutnya adalah Ablasi Kateter. Dalam proses ablasi, energi listrik nantinya akan dialirkan menuju area jantuk yang kelistrikannya mengalami masalah dengan kateter. Prosedur ini juga bisa dilakukan pada aritmia fibrilasi atrium dan memutus aliran listrik yang mengalami masalah. Tindakan ini bisa digabungkan dengan tindakan lainnya.

5.Alat Pacu Jantung

Tak hanya menggunakan tindakan bedah, perawatan penyakit aritmia juga bisa dilakukan dengan alat pacu jantung. Alat pacu jantung ini akan ditempatkan ada dada juga perut guna membantu mengendalikan irama pada jantung. Penggunaan alat ini bisa mencegah pingsan atau kelelahan sehingga pasien menjadi lebih aktif. Namun sifatnya tidak permanen dan tergantung kondisi pasien.

Itulah beberapa tindakan medis yang bisa dilakukan untuk menjalani pengobatan pada aritmia. Semua tindakan tentu akan ditentukan berdasarkan kondisi pasien dan juga keefektifannya nanti. Ada baiknya untuk selalu diskusi dengan dokter terlebih dahulu. Atau anda juga bisa datang mengunjungi Heartology Cardiovascular Center untuk berkonsultasi dan memantau jantung anda.

Salah satu dokter di Heartology yang memiliki keahlian di bidang aritmia jantung adalah dr Faris Basalamah, beliau merupakan . Buat janji dengan dr Faris melalui website Heartology dan periksa jadwal prakteknya, kemudian bookin online dengan mudah bersama dr. Faris Basalamah, Sp.JP (K) melalui link disini.

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *